Tampilkan postingan dengan label WISATA DI MALANG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WISATA DI MALANG. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Juli 2010

Wisata Kuliner Kota Malang

Kalau anda warga asli kota malang pastinya udah tidak ragu atau heran lagi dengan makanan khas kota malang dan pasti udah tahu masing-masing rasa dari setiap makanan yang beredar di kota malang ini, tetapi bagi orang luar kota malang pasti akan terbayang-bayang dan ingin merasakan bagaimana rasa makanan khas kota malang tersebut. Dan disini saya berikan sedikit gambaran wisata kuliner kota Malang :

Warung Bu Haji AREMA Menu Jawa istilah AREMA, perempatan Kidul Dalem, pernah masuk wisata kuliner nya Pak Bondan Winarno….banyak yang beri rating 10/10 dari tabloid2 kuliner

Es Tawon : Es campur dengan gula asli yg menarik lebah2/tawon yg tidak diketahui asal muasalnya. Jadi kita minum es ditemani tawon2. Unik… di perempatan Kidul Dalem, Pasar Besar.

Warung Kopi dan Ketan Menu utama : ketan, bubuk kacang, gula jawa cair, kopi, teh, jahe. Lokasi : Pojokan perempatan Rampal – SKI, perempatan Kauman depan RSB Muhammadiyah, Talun Gang sebelah bilyard

Sego Campur Buk Disebut Buk karena yang jualan Ibu2 yang dalam bahasa Arodam dipanggil Buk. Menu utama : nasi sayur lodeh, paru goreng, jeroan, ayam, empal Lokasi : Sebelah Pom Bensin Brantas, Pertokoan Stasiun Kota, Kidul Dalem depan Saguanto, Pasar Kebalen dan di Pasar Besar

Sego Goreng dan Mie Jowo, Sego Resek Menu Utama : nasi goreng putih / mawut, mie goreng / rebus. Lokasi : Pojokan perempatan Kasin sebelah bengkel Vespa, Pojokan perempatan Merapi – Buring (RRI Lama), Gang dekat perempatan Pattimura dan gedung WISH / BTC, Gang depan Soto Lonceng Wetan Pasar, Pak Wulan Klampok Kasri, Nasi Goreng Kambing Pedes dalam kampung Klampok Kasri

Martabak dan Terang Bulan Lokal Menu utama : martabak telor, terang bulan, tahu petis, menjes. Lokasi : Pasar Senggol, Kelud, Martabak Dinoyo depan Soto Kudus, Bang Sohel Tongan, Kairo pertigaan Kauman, Agung pertokoaan depan Mitra

Jajan Gorengan Disetiap pojok gang maupun di pasar2 dijumpai penjual gorengan. Menu utama : singkong, ketela, tempe menjes, tahu brontak, weci, tape, bakwan, kokam, gandoz, ketan jadah, tape ketan hitam dll. Lokasi : Jalan Gajayana gang sebelah Salon Didiet, Kaliurang, Perempatan rel kereta Ciliwung

Jajan Pasar Disebut jajan pasar karena hampir tiap pasar ada penjual jajanan ini. Sangat khas Jawa yang full legit, kelapa parut, wangi pandan en manis gula jawa cair Menu Utama : putu, lopis, cenil, klepon, gatot, sawut, horok2, ketan Lokasi : Gang Depan Dunkin Donat Celaket, pasar pagi dan malam

Orem-orem Menu Utama : sayur tempe orem2 (sayur kunir), krupuk, lontong atau nasi. Lokasi : depan pasar Kebalen, rel kereta Boldi, Pertukangan depan Bioskop Jaya, adayang jualan didorong di daerah Dinoyo, Gajayana dan Veteran

Sego Campur Korak dan Nasi Bebek Dijuluki korak karena menunya sangat urakan dan murah harganya. Menu utama : sayur lodeh, bening, sop, kecambah, lauk tempe atau tahu plus krupuk ditambah teh pait atau air putih bisa tambah bonus rokok sebatang. Sedang nasi (pakan) bebek adalah nasi lauk pecel dan gorengan weci Lokasi : pojokan pertigaan jalan turun Bendungan Sutami ke IKIP lewat Ambarawa, gang2 kecil disekitar IKIP jalan Surabaya dan Jombang, gang Kerto2an di wilayah IAIN dan Unibraw, depan Kelud, depan Pasar Bareng, pertigaan jalan Jakarta – Ijen (nasi bebek khusus buka malam hari)

Dok-dok Makanan ala cina yang beredar dengan menu nyaris sama antara ratusan pedagang khas keliling sembari menabuh kentongan (dok dok). Menu utama : ala chinese food nasi goreng, mie rebus ato goreng, pu yung hai, cap jay, tami goreng, ayam mentega, nasi mawut, mihun dll. Lokasi : biasa bergerombol di depan Bank Bali jalan Semeru, gerbang UNMER, pertigaan jalan Jakarta – Ijen atau di setiap pelosok perumahan dan kost2an

Soto Dok Soto daging Lamongan, dijual dengan gaya khas membanting botol kecap dengan keras ‘DOK’ bunyinya sehingga dijuluki murah meriah + kaget ! Menu utama : soto daging, jeroan sapi, perkedel kentang dan teh manis legit. Lokasi : Dulu merupakan ciri khas daerah Bioskop President Jl. Sarangan sekarang sudah kegusur pindah pojokan depan gedung Pulosari dan di kios Pasar Tawangmangu

Soto Babon Khas soto ayam betina gemuk Lokasi : Pasar besi tua Bentoel Lama

Soto Ayam lamongan Oro2 Dowo dan di Tlogomas, Khas Jalan Lombok dan cabangnya di dekat STIA Tlogomas spesial pake koyah (bubuk kedele)

Soto Kambing (Ngelo) Khas soto daging dan jeroan kambing dengan koyah serta lontong banyak gajih (lemak). Lokasi : sekitar Kampus III Unmuh Tlogomas (Terminal Landungsari)

Soto Shampo Khas mirip Soto Lombok tapi lebih terasa bumbunya (spicy). Lokasi : perempatan Lapangan Shampo (Angkatan Laut dekat SMAN 5) dengan warung yantg sederhana (awas suka antri dan habis sebelum jam 11 malem)

Bakso Ciri khas Kota Malang, tahu, gorengan dan bakso yang besar2, bakso kasar, goreng, tahu, mie, jeroan sapi, mihun dll. Lokasi : Bantaran, Glintung, Kemirahan depan Gang, belakang Mitra II, pertigaan pasar Halmahera, Gajayana dll. plus rombong2 yang didorong di pemukiman

Sego Pecel Dalam berbagai versi Blitar, Madiun, Ponorogo ataupun lokalan. Dapat dijumpai di Jalan Gede (Dempo), Jalan Rajekwesi, Jalan Kawi dengan cabang di Letjen S. Parman dekat Wijaya Kusuma dan Dinoyo depan pasar, Jalan Bendungan Sutami depan Pom Bensin / Unmuh Kampus II, Pasar Mergan – pas buat sarapan !

Ronde minuman khas dengan kacang, jahe pedas dan sejenis klepon disajikan panas dan Angsle berisi roti tawar dengan kuah santan penuh bumbu. Lokasi : hampir di tiap perkampungan ada yang jualan saat malam hari

Tahu Petis dan Telor Tahu dipotong kecil (dicampur telor dadar), digoreng dan disajikan dengan petis legit, bumbu kacang, lontong, kecambah, atau nasi dan krupuk kecil2. Lokasi : sekitar SMAN 5 malam hari, perempatan Kasin depan Sego Resek dan gang sebelah Sinar Brawijaya (depan Kapal Teknik Unibraw)

Tahu Campur Walaupun disebut tahu tapi justru unsur tahunya sedikit, campurannya banyak : singkong, sayur slada, kecambah, tahu, suun, bumbu petis plus kuah dan daging sapi

Mie Pangsit Lokasi : Belakang SMA Dempo, Pujasera Pulosari, jalan naik Tanjung – Mergan, Isor Uwit depan Pasar Oro2 Dowo, Mie Gloria depan Plasa Malang, Mie Gajah Mada Pecinan sebelah Rahman Sports

ITB, STMJ Khas minuman serba panas susu, telor, madu, jahe ada yang tambah ginseng dan ramuan jamu plus telur ayam kampung 1/2 matang. Lokasi : Malam hari bertebaran di setiap sudut kota, Jalan Kawi, Bareng dekat Jalan Semangka, Jalan Surabaya, Pujasera Pulosari biasanya dilengkapi dengan Roti dan Jagung Bakar

Rujak Petis (Cingur) Lokasi : hampir tiap kampung ada, Jalan Amprong, Jalan Lawu (pindah Sawojajar) Tenes Stadion Rujak Manis dan Es Degan Stadion dan Primagama Jalan Semeru, Stasiun Kota, Warung Pojok depan BTC Pajajaran

Sego Trancam Nasi dengan lauk sayur lodeh tahu, urap2, lamtoro khas disebut seglo slametan atau sego kuburan (orang mati). Lokasi : di pasar2, Kasin sebelah Sego Resek

Pecel Lele Warung Citra Kawi dan Soekarno Hatta, Kampung Klaseman (pagi), Depan Perbankan Unmer (malam) dan sejumlah tempat lain. Gurami Goreng dan Bakar di Pujasera2 dan Resto Alami seperti di kebon Agung

Sate Ayam ARODAM hampir di setiap sudut kota tersedia

Tempe Penyet Kuburan Kasin, warung2 lain Tempe Sanan dan Kripik Tempe

Ayam Bakar Pak No Pom Bensin Kasin Sawahan dan sejumlah tempat lainnya

Ayam Goreng dan Fried Chicken Depan Perbankan Unmer, Jalan Galunggung depan Gading Pesantren dan di Pujasera2

Rawon Jahat Kawi Atas masuk Bareng, Nguling, Warung Perempatan Muharto

Bang Sohel Tongan Sate Gule dan Etas Mbik diberbagai pelosok kota

Sea Food di tiap Pujasera, jomplangan Ciliwung

Pujasera DEMPO, Bondowoso, Pulosari, Soekarno Hatta, Kawi, Bengawan Solo (Sanan / Purwantoro jalan logam2)

Warung Aneka Menu Minggu di Stadion pake Moko (Mobil Toko)

Warung Top : Marhaen, Nyik Sun, Warung Lama H. Ridwan, Panglima Sudirman, Lesehan Stadion, Citra, Hok Lay, Toko Oen, Ayam Tenes, Ayam Pemuda, Ayam Prambanan, Ringin Asri

Jika Anda berkesempatan berlibur di Malang ada beberapa restoran dan tempat bersantap yang saya pikir Anda patut mencobanya,

01. Rumah Makan Inggil di Jl. Gajahmada, berciri khas etnik Jawa Timur didekor lengkap mirip galeri dengan koleksi benda kuno jaman kolonial yang bikin ngiler pengunjung. Masakan pilihan saya : Sambal Pencit yang cocok dengan Gurame Goreng atau Bakar. Momen terbaik jika Anda bersantap malam sebab suasana amat mendukung jika Anda ingin mengalami nuansa jaman kolonial dengan diiringi live music lagu-lagu tempo doeloe. Ditambah sentuhan pakaian daerah dari para pramusaji-nya yang ramah.

02. Toko Oen Restoran, restoran yang terletak dekat Alun-Alun Kota Malang ini didirikan tahun 1930. Dekor dan perangkat yang ditampilkan masih identik seperti saat itu. Masakan pilihan saya : Bistik Lidah Sapi dan Kopi Tubruk. Oh ya tempat terbaik adalah dari pintu utama Anda berjalan ke arah kanan, pilihlah meja dekat jendela. Anda akan merasakan semilir sejuk angin Malang. Momen terbaik buat saya adalah untuk makan siang dan menghabiskan waktu, dijamin kagak bakalan pramusaji akan bertanya-tanya mau pesan apa lagi ; sebab maklum restoran ini kerap dipergunakan sebagai titik temu para wisman yang berkunjung ke Malang. Jadi banyak wisman yang bisa duduk berjam-jam, termasuk saya pribadi. Karena Toko Buku Gramedia bersisian dengan restoran ini, Anda bisa beli buku di Gramedia dan membacanya disini ditemani Kopi Tubruk Anda ; sambil menunggu Isteri dan Anak-anak Anda berbelanja di pertokoan seputaran Alun-Alun.

03. Padi Resto & Galerry di Jl. Pahlawan Trip, resto yang merangkap galeri di sebuah rumah tahun 30?an bergaya art deco. Masakan pilihan saya : Blackpepper Steak dengan sajian Medium. Cocok untuk makan malam. Tempat terbaik jika Anda membutuhkan privacy pilihlah tempat di lantai atas.

04. Taman Indie Resto, di New Indie – Araya, tempat yang sangat cocok buat makan malam dan terletak di tepi sungai. Tempat terbaik buat saya di bawah dan menu istimewanya Ikan Patin Bakar atau Sup Buntut Sapi Goreng. Tempat yang mempesona dan amat khas. Plus romantis.

 Peta Wisata Kuliner Kota Malang

05. Bakso Cak Man, pada pertokoan depan RS Lavallete. Nah jika yang ini agak berbeda sebab Anda akan diajak untuk berpetualang kuliner bakso Malang dari bakso bakar sampai bakso biasa. Yang menarik adalah konsep self service. Cocok buat di siang hari. Cuma gawatnya jika Anda datang kesiangan, jangan kecewa jika beberapa menu sudah habis keduluan pengunjung lain.

06. Pecel Glintung, di bilangan Jl. S.Parman ; nasi pecel terenak di Malang minimal menurut saya walau masih ada yang lain seperti Mbok Jo, Pecel Kawi dan seterusnya. Pecel Glintung terletak di pinggir jalan tapi terletak agak turun dari badan jalan. Bumbu dan menu pendamping seperti sate komoh, telur asin dan perkedel jagungnya membuat Anda kian seru menikmatinya. Semoga Anda sependapat dengan saya setelah mencobanya.

07. Depot 51, buat saya pribadi ini cwie mie (mie pangsit) terenak di Malang biar pun masih ada Mie Gang Jangkrik, Hot Cwie Mie dan lain-lain. Depot ini kecil nyelempit di bilangan Jl. S. Parman dekat lampu merah dan rada suah carinya sebab tidak pasang papan nama. Memang karena tempat agak sempit membuat orang kudu giliran buat memperoleh meja. Oh ya mohon jangan datang pada hari Selasa, sebab mereka libur tidak buka.

08. Tugu Restoran, Hotel Tugu Malang ; restoran yang ini memang kelas satu. Cocok buat makan pagi, siang atau malam. Menunya bervariasi dari Indonesia sampai Eropa. Anda bisa menikmati koleksi benda-benda kuno. Tempat yang patut Anda coba. Menu favorit saya disini Nasi dan Soto Kaki Kambing. Oh ya, Ice Lemon Tea-nya perfect !

09. Ayam Goreng Bang Saleh, di bilangan Karangploso. Satu-satunya restoran yang menyajikan gratis nasi putih. Ayam Goreng dan Sambal Terong-nya enak banget. Karena lokasinya menuju Batu dari arah Karanglo ; mungkin sebaiknya Anda mampir untuk makan siang dulu di tempat ini ketimbang ketemu macet (jika Anda kurang beruntung) saat menuju Batu. Tempat yang menyenangkan.

10. Dim Sum, Hotel Gajahmada. Di Malang memang ada beberapa restoran menyajikan dim sum seperti KDS di Araya dan Restoran Gang Jangkrik S. Parman ; tapi entah bagaimana dim sum di Hotel Gajahmada ini terasa lebih enak dengan harga relatif terjangkau. Sebaiknya Anda dan Keluarga datang pagi hari sekitar pukul 07.30. Bukannya apa-apa sikh kuatir kagak kebagian meja jika hotel sedang banyak tamu, sebab area yang digunakan adalah untuk makan pagi tamu hotel juga.

11. Restoran Manado di Jl. Cipto Mangunkusumo. Yang ini favorit isteri saya yang Manado. Restoran ini buat kami friendly banget dengan dekor khas Manado dengan meja-meja panjang dan lebar serta jejeran kursi-kursi. Tempat terbaik di dalam jika Anda mau bersantap malam. Tapi jika sekedar minum kopi dan menikmati penganan kecil khas Manado ; silahkan memilih meja di sisi kiri saat Anda masuk atau di bagian depan. Kelebihan restoran ini keramahan para pramusaji-nya. Kayak di Sonder, Minahasa – kata isteri saya soalnya bisa mendengar bahasa dewa yang sudah lama tidak didengarnya Smile

12. Nasi Buk, di bilangan Stasiun K.A. Malang. Ini nasi buk khas Madura paling enak di Malang. Memang tempatnya kecil dan harus desak-desakan tapi semua itu jadi sirna ketika kita menikmati kelezatannya. Jangan sungkan jika Anda tidak bisa bahasa Jawa Malangan ; tetap saja bicara bahasa Indonesia ; Anda pasti akan dilayani dengan baik. Cocok banget buat Anda makan pagi bersama Keluarga.

13. Nasi Rawon Nguling, Pecinan. Yang ini tidak boleh diabaikan. Jika Anda ke Malang belum makan nasi rawon rasanya belum beneran deh Anda ke Malang. Di tempat ini Anda akan disajikan super cepat banget. Cocok buat makan pagi. Disamping nasi rawon masih ada menu lainnya. Tempat terbaik bagi Anda dan Keluarga adalah di bagian belakang, lebih sejuk dan senyap serta lapang.

14. Soto Lombok, dekat RS RKZ. Ini juga khas Malang. Cuma Anda harus siap jika Anda tidak suka makan makanan yang dicampur. Karena nasi dan soto akan disajikan dalam satu mangkuk. Pilihlah menu soto komplit dan minumnya es teh manis. Cocok buat makan pagi.

Tentunya masih banyak tempat untuk berwisata kuliner di Kota Malang misal di Food Court Matos (Malang Town Square), Araya dan Mitra II dan Sekitarnya misal sepanjang jalan ke Batu. Kendati demikian 14 tempat di atas adalah semata yang menjadi langganan saya sekeluarga selama ini ; tempat inilah yang dapat saya rekomendasikan kepada Anda dan Keluarga. Nah selamat berwisata kuliner di Malang.

Oh ya jangan lupa jika Anda memesan teh di Jawa Timur, pasti yang disajikan adalah teh manis. Jadi Anda harus bilang minta teh tawar. Juga jika memesan menu misal Nasi Rawon, jika Anda tidak terbiasa dicampur, harap bilang dipisah yang artinya nasi akan disajikan terpisah dengan sayur rawon.

Pantai Sendang Biru – Wisata Pantai Kota Malang

Pantai Sendang Biru
Pantai Sendang biru terletak 69 km ke arah selatan dari kota Malang. Untuk bisa berkunjung di Pantai Sendang biru ini harus melewati Turen, kemudian Sumbermanjing Wetan. Tempatnya berada di kecamatan Sumber Manjing Wetan. Pantai Sendang biru lebih dikenal sebagai tempat pendaratan dan pelelangan ikan Kabupaten Malang.

Pantai ini berhadapan dengan Pulau Sempu. Jarak keduanya hanya dipisahkan oleh selat sempit. Jarak antara Pantai Sendang biru dan Pulau Sempu sangat cocok dipakai untuk berperahu atau olah raga air pantai lainnya. Pada tanggal 7 atau 8 Syawal, banyak masyarakat yang naik perahu menuju Pulau Sempu untuk mengambil air tawar yang ada di sana. Menurut kepercayaan, air tawar Pulau Sempu mujarab untuk kesehatan atau kesembuhan.

Bernama pantai Sendang biru karena di pantai ini ada sumber air atau dalam bahasa Jawa yang berarti “sendang” yang berwarna biru.

Menikmati Eksotika Panorama Malang

malang Menikmati Eksotika Panorama Malang Tak cuma kebun apel, banyak hal bisa dinikmati di kota ini. Mulai dari wisata budaya sampai wana wisata . Punya rencana untuk jalan-jalan bersama keluarga saat Lebaran nanti? Cobalah pilih Malang sebagai tujuan wisata Anda kali ini. Tahukah Anda, sejak masa kolonial, Malang dikenal sebagai tujuan wisata dan tempat peristirahatan bagi orang-orang Belanda. Iklim tropis pegunungan yang sejuk serta panorama alamnya yang menawan menjadikan kota ini mendapat julukan, Paris Van East Java dan Switzerland of Indonesia. Julukan yang sangat indah, bukan? Kota Malang juga merupakan pusat pertemuan beragam etnik, agama, kepercayaan, dan budaya yaitu Jawa Tengahan, Jawa Kulonan, Jawa Wetanan (Blambangan), Pesisi Lor dan Kidul, Madura, Osing (Jawa – Bali) dan Mandalungun (Madura – Jawa) sehingga memiliki keunikan serta daya tarik tersendiri. Anda yang tinggal di Jakarta, bisa menjangkau kota ini lewat jalur darat dan udara. Bila menggunakan jasa trasportasi udara, Anda dapat menggunakan layanan maskapai penerbangan dengan rute Jakarta-Malang langsung dengan 3 kali penerbangan sehari.

Begitu menjejakkan di kota Malang, Anda akan segera merasakan aroma kolonial. Maklum, sejumlah bangunan asli peninggalan Belanda masih berdiri kokoh dan tampak sangat terawat di sini. Sebut saja misalnya, gedung Balai Kota yang berada di Jalan Tugu. Selain itu, ada juga hotel dan restoran dengan bangunan berarsitektur khas Eropa. Semua itu tentu saja memperkental nuansa kolonial itu.

Puas menikmati suasana kota Malang, segera lanjutkan acara jalan-jalan Anda ke wilayah-wilayah di sekitar kota ini. Untuk Anda ketahui, Malang yang terbagi menjadi tiga daerah otonom — yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu yang kini disebut Malang Raya — terdapat sekitar 66 objek wisata. Sungguh, bukan jumlah yang sedikit.

malang1 Menikmati Eksotika Panorama Malang Kini, mulailah menjelajahi Kota Batu. Wilayah yang secara resmi menjadi daerah tingkat II sejak 17 Oktober 2001 ini menawarkan obyek wisata yang sangat beragam. Ada pemandian air panas Cangar, air terjun Coban Talun, gua Coban Jepang, Coban Talon, pemandian Selecta, serta wisata Bukit Apel.

Di antara tempat-tempat wisata di Batu, pemandian Selecta adalah salah satunya yang cukup diminati. Sembari menikmati hawa sejuk khas pegunungan, Anda bisa menikmati berbagai fasilitas di taman wisata ini seperti kolam renang, restoran, taman bermain anak-anak, juga panorama taman yang sangat asri.

Wana wisata

malang2 Menikmati Eksotika Panorama Malang Kini, cobalah suasana yang lain. Bagaimana jika Anda mengunjungi salah satu objek wana wisata di Kabupaten Malang, yakni air terjun Coban Rondo. Terletak 12 km dari Kota Batu, Coban Rondo adalah air terjun yang memiliki ketinggian 60 m. Dibanding obyek wana wisata lainnya, Coban Rondo terhitung paling mudah dijangkau. Jalan masuk menuju lokasi sudah beraspal, sehingga sangat memudahkan wisatawan apabila ingin mengunjungi tempat ini.

Air terjun Coban Rondo menyimpan legenda unik. Konon, di bawah air terjun terdapat gua tempat tinggal seorang wanita bernama Dewi Anjarwati. Alkisah, seorang pemuda bernama Joko Lelono tertarik akan kecantikan Dewi Anjarwati dan hendak menculiknya. Lalu terjadilah pertempuran antara Joko Lelono dengan suami Anjarwati yakni Raden Baron Kusuma. Raden Baron tewas dalam pertempuran itu dan istrinya disembunyikan di gua oleh para punokawan-nya. Karena itulah tempat ini diberi nama Coban Rondo, yang artinya air terjun janda.

Selain deburan air terjun, di Coban Rondo terhampar pula kemolekan alam, hijaunya pepohonan, serta aneka satwa. Agar puas menikmati tempat ini, tak ada salahnya Anda meluangkan waktu barang satu hari untuk menginap. Tak perlu repot pasang tenda, Anda bisa kok mencari penginapan di daerah wisata Songgoriti yang berjarak sekitar 5-8 km dari lokasi Coban Rondo. Satu saran untuk Anda, jangan lupa untuk membawa jaket atau sweater bila hendak mengunjungi Coban Rondo. Ini karena Coban Rondo terletak di kawasan yang memiliki iklim sejuk. Bawa juga baju ganti untuk berjaga-jaga apabila baju Anda basah.

malang3 Menikmati Eksotika Panorama Malang Melancong ke Malang, belum lengkap bila tak mengunjungi objek wisata budaya. Di wilayah Malang, bertebaran sejumlah candi. Candi Singosari, salah satunya. Candi ini terletak sekitar 12 km dari pusat kota Malang ke arah utara, tepatnya di Desa Singosari. Sejarah mencatat, candi ini didirikan pada tahun 1304 dan merupakan bagunan terakhir yang didirikan dinasti Singosari. Sayang, pembangunan candi itu sepertinya belum sempat selesai. Meski demikian, berwisata ke Candi Singosari dapat menambah pengalaman dalam melakukan wisata budaya.

Candi lain yang terdapat di Malang adalah Candi Sumberawan. Candi yang terletak di kaki Gunung Arjuna itu dapat ditempuh dengan perjalanan sekitar 5 km ke arah barat laut kota Malang.

Batu Night Spectacular – Wisata Malam Hari Kota Batu

BNS - Batu Night Spectacular

Dulu, wisatawan yang berkunjung ke Batu bisa dipastikan bergeser kota Malang untuk mencari hiburan malam. Kini, mereka tak perlu jauh-jauh. Cukup 15 menit dari hotel, hiburan malam sudah bisa mereka nikmati.

Malam Batu kini memang tak seperti dulu. Ada Batu Night Spectacular (BNS) yang telah menjadi tujuan utama wisata malam di kota ini. “Memang BNS untuk menjawab pertanyaan wisatawan kalau malam di Batu pergi ke mana,” kata Direktur BNS, Dodok, kemarin.

Di tempat wisata malam hari ini, wisatawan bisa menikmati becak yang berjalan seolah di atas awan. Dari becak ini, wisatawan akan merasakan kesejukan udara Kota Batu. Selain itu, wisatawan bisa melihat kilauan Kota Malang.
BNS - Batu Night Spectacular
Belum lagi beberapa wahana yang membuat adrenalin wisatawan menjadi naik. Wahana tersebut adalah Flying Swinger dan Galeri Hantu.

Bagi anak-anak, BNS merupakan tempat yang menyenangkan. Sebab hampir separuh area BNS merupakan tempat bermain anak-anak.

Tidak hanya itu, BNS juga merupakan surga bagi penggemar otomotif dimana terdapat ajang go kart dan Drag Race serta slalom test. Lintasan go kart, slalom test dan drag race yang ada di BNS cukup panjang yaitu sekitar 1 kilometer.

“Memang BNS kita desain untuk semua kalangan dan semua hobi. Bagi yang senang shoping ada, bagi yang mempunyai hobi makan kita ada food court. Bagi yang senang musik, tiap malam di food court juga ada live musik serta karaoke keluarga,” kata Dodok.

Dijelaskan, sampai saat ini saat-saat tertentu, pengunjung BNS sudah pernah mencapai 7 ribu orang satu malam. Sedangkan pada hari sepi, bisa mencapai 500 orang pengunjung.

“Keramaian tergantung dari hari libur yang ada. Jika hari libur tiga hari, dipastikan pengunjung akan ramai. Jika malam minggu, pengunjungnya bisa dikatakan sedang-sedang saja,” tuturnya.

Sementara itu, Walikota Batu, Eddy Rumpoko mengatakan kehadiran BNS merupakan alternatif wisata di Kota Batu. “Dahulu orang yang menginap di Batu jika malam tiba memilih turun ke Kota Malang. Sebab di Malang mempunyai gedung bioskop, Plaza dan tempat kuliner yang banyak. Kini wisatawan di Kota Batu tidak perlu bingung mencari hiburan malam hari,” tegasnya.